4 Cara Mudah Menumbuhkan Rambut Pada Bayi

RAMBUT

Menjadi orang tua, memperhatikan semua bentuk tumbuh berkembang sang kecil sangat membahagiakan, kan? Tidak terkecuali permasalahan perkembangan rambut. Umumnya orangtua mengharapkan rambut sang kecil tumbuh lebat dan tebal. Tetapi sayangnya, tidak semua perkembangan rambut bayi dan anak selalu baik.

Eits, Anda tidak perlu cemas parentinglogy.com menyediakan informasi terkait guna membantu anda. Ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk menstimulasi perkembangan rambut sang kecil agar sehat dan lebat.

Cara menstimulasi pertumbuhan rambut bayi dan anak

Pada dasarnya, tebal tipisnya rambut bukan indikator kesehatan untuk anak keseluruhannya.

Hal yang paling penting untuk diperhatikan yaitu pastikan sang kecil dapat tumbuh secara baik dan sehat sama sesuai umur perkembangannya.

Namun, jika rambut merupakan hal sebagai perhatian Anda sejauh ini, ada beberapa factor yang mengakibatkan rambut sang kecil belum kunjung tumbuh dengan sempurna.

Factor keturunan menjadi satu diantara hal yang mempengaruhi perkembangan dan kesehatan rambut anak. Tidak itu saja, rupanya rambut bayi hanya tumbuh rata-rata seperempat sampai 1/2 inch tiap bulannya.

Dengan kalkulasi itu, maka dia hanya memiliki tambahan panjang rambut sekitaran 10-15 cm (cm) /tahun. Meskipun begitu, Anda dapat melakukan beberapa cara supaya rambut sang kecil masih tetap sehat, tebal, dan menghindari kerontokan rambut pada anak, dilansir dari parentinglogy beriku langkah langkahnya yakni:

1. Jauhi tidur terlentang terlalu lama

Salah satunya penyebab pertumbuhan rambut bayi yang lamban ialah karena sang kecil kerap dibiarkan tidur terlentang. Selain rawan mengalami kepala “peyang”, ini menyebabkan rambut bayi rawan mengalami kebotakan.

Ini karena ada kontak terus menerus di antara kepala dengan bantal yang otomatis menghalangi perkembangan rambut bayi. Oleh karenanya, coba ganti posisi sang kecil agar jarang terlentang, misalkan ke posisi tengkurap, agar kepalanya tidak terlalu lama terkena bergesekan dengan bantal. Meski begitu, jangan lupa selalu untuk mengawasi sang kecil bila sedang dalam posisi tengkurap agar tidak kesulitan bernapas.

See also  Ide Lomba Online 17an Dimasa Pandemi

2. Perhatikan konsumsi MPASI bayi

Setelah sang kecil mulai masa MPASI, Anda dapat memberikan konsumsi makanan yang membantu perkembangan rambut bayi agar lebih sehat .Coba tambahkan makanan seperti ikan salmon, susu, telur, buah, dan sayur yang banyak mengandung vitamin B-1, L-cysteine, omega-3, zinc, dan zat besi. Kandungan zat nutrisi tersebut diharap bisa membantu mempertahankan kesehatan kulit dan rambut bayi.

3. Cukur rambut sang kecil

Banyak yang bilang dengan kerap menggunting rambut bayi, maka rambutnya semakin lebih tebal dan lebat. Tetapi rupanya ,asumsi tersebut tidak seutuhnya benar, lho! Pasalnya , ketebalan rambut lebih ditetapkan oleh factor turunan. Nach, aktivitas menggunting rambut bayi sebetulnya berguna agar kulit kepala sang kecil bersih dari kotoran atau kerak.

4. Jauhi keramas terlalu sering

Pilih shampo yang pas untuk bayi dan jauhi menggunakan shampo yang bisa membuat mata bayi iritasi. Lihat frekwensi keramas karena pemakaian shampo yang terlalu berlebih beresiko membuat iritasi pada kepala bayi. Keramas dapat dilakukan secara rutin dengan menuangkan shampo khusus bayi yang halus dan mencampurkannya di air hangat. Pijat perlahan kulit kepala bayi dengan pergerakan memutar menggunakan ujung-ujung jemari Anda.

Langkah ini akan membantu singkirkan kotoran yang melekat di kulit kepala, minyak, dan membantu menstimulasi keluarnya folikel rambut. Dengan demikian, perkembangan rambut bayi diharapkan akan lebih sehat. Terakhir, basuh dengan air hangat dan keringkan kepala bayi dengan handuk bersih dan dengan bahan halus. Setelah selesai keramas, jauhi pemakaian hair dryer untuk bayi, melansir dari American Academy of Dermatology Association. Sebagai gantinya, biarkan rambut bayi sampai kering dengan sendirinya.

5. Gunakan minyak rambut untuk bayi

Minyak alami dari buah kelapa (coconut oil) dinilai bisa membantu untuk menjaga rambut bayi. Bukan itu saja, minyak rambut alami untuk bayi dari kelapa bisa juga menahan kerontokan sekalian menambah kilau pada rambut. Bahkan juga, jika bayi alami cradle cap, minyak kelapa dapat membantu menanganinya.

See also  Berikut Tahapan Mempelajari Web Progamming

Menurut Penn Medicine, minyak kelapa memiliki kandungan banyak lemak jemu, zat besi, vitamin K, dan vitamin E sehingga bisa menstimulasi perkembangan rambut. Minyak rambut untuk bayi yang ini bisa juga menjaga kelembapan rambut dan menahan ketombe dan kutu. Agar memaksimalkan perkembangan rambut bayi, Anda dapat mengoleskan minyak kelapa ke kepala sang kecil selama beberapa kali satu minggu. Selanjutnya diamkan sepanjang lebih kurang 20 menit, lalu basuh rambut sang kecil dengan air hangat.

Penutup: Dengan mengikuti cara diatas dirasa dapat membantu karena telah teruji manfaatnya. Membaca referesnsi diatas dirasa perlu guna menambah wawasan anda. Semoga artikel ini bermanfaat!.